Tampilkan postingan dengan label Calon Bupati Batang Pilkada 2017. Tampilkan semua postingan

Koalisi Besar Parpol Pilkada Batang 2017 Akhirnya Terbentuk

KOALISI – Para petinggi partai Golkar (paling kiri), Demokrat, PAN, PPP dan PKS saling mengepalkan tangan untuk sebagai tanda bergabungnya mereka dalam koalisi.
PILKADA.OR.ID - Koalisi besar partai politik yang akan mengusung pasangan bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 mendatang, akhirnya terbentuk. Setelah Partai Golkar, PAN dan PKS mendeklarasikan koalisi beberapa waktu lalu, dan pada Minggu (24/7) PPP dan Demokrat juga telah bergabung dalam koalisi.
“Untuk memenangkan Pilkada mendatang, kita telah sepakat untuk bergabung dalam koalisi. Dan dengan kekuatan yang ada, kami optimis pada Pilkada mendatang calon yang diusung dari koalisi ini bisa meraih kemenangan,” ujar Sekretaris DPC PPP Kabupaten Batang, Nur Faizin yang diamini Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Batang, Edi Siswanto.
Dengan bergabungnya PPP dan Demokrat, maka pasangan ini saat ini memiliki 18 kursi di DPRD Kabupaten Batang. Rincianya, Golkar 5 kursi, PAN 2 kursi, PKS 2 kursi, PPP 4 kursi dan Demokrat 5 kursi.
Ketua DPD PAN Kabupaten Batang, Yuswanto menegaskan, bahwa partai koalisi sepakat untuk bergerak bersama guna memenangkan siapapun pasangan calon yang nantinya akan diusung. “Seluruh mesin politik telah siap untuk memenangkan pilkada mendatang, dan itu sudah menjadi kewajiban bagi setiap partai yang bergabung dalam koalisi. Namun, sebelum resmi diusung, ada beberapa tahapan yang harus dilalui setiap calon yang mendaftar, sehingga nantinya bisa didapatkan pasangan yang benar-benar kridibel dan mampu memimpin Batang lima tahun ke depan,” jelasnya.
Yuswanto menjelaskan, dengan bergabungnya PPP dan Demokrat, maka maka tahapan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati dari koalisi juga diperpanjang, dari semula hingga 25 Juli mendatang 5 Agustus. Untuk saat ini, saat ini sudah ada lima nama yang mendatarkan diri, mereka adalah Akhmat Faizin, Heru Yuwono, Abrihanto Edi Wibowo, Suyono dan Hari Munanto.
“Kita terbuka bagi siapapun calon yang akan mendaftar, bahkan jika incumbent yang notabene bupati saat ini mendaftarpun akan kita terima. Dan jikapun nantinya dari hasil survai dan kajian diantara partai koalisi dia dianggap layak, maka partai koalisi siap mengusungnya kembali pada pilkada mendatang,” beber Yuswanto.
Nur Untung Slamet dari Partai Golkar menambahkan, koalisi yang ada saat ini hampir sama dengan pengusung pasangan Yoyok-Sutadi yang memenangkan Pilkada lalu. Dan dengan pengalaman yang sudah ada, maka koalisi ini optimis bisa kembali mengulang keberhasilan pada pilkada lalu dan kembali mendudukan pasangan calon yang diusung kembali menjadi Bupati dan Wakil Bupati untuk periode mendatang.
“Kita sudah punya pengalaman dan terbukti telah memperoleh kemanangan. Dan pengalaman yang sudah ada itu akan menjadi modal berharga bagi koalisi partai kami untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati pada pilkada mendatang,” tandas Nur Untung.

Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo Siap Dicalonkan pada Pilkada 2017

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kanan) berjabat tangan dengan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo (kiri) seusai memberikan keterangan pers pada malam penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA) 2015 di Jakarta, Kamis (5/11). Yoyok dan Risma meraih BHACA 2015 karena dinilai konsisten dalam mendukung praktek antikorupsi sejak awal menjabat sebagai kepala daerah. 



PILKADA.OR.ID - Bupati Batang, Riyo Sudibyo secara eksplisit menyatakan siap dicalonkan oleh partai politik pada Pemilihan Kepala Daerah 2017.

"Bicara pilkada, kami hanya persiapan lahir batin," katanya di Batang, Jawa Tengah, Rabu.

Menurut dia, untuk maju pilkada, dirinya perlu mendapatkan dukungan dari partai politik. Apakah parpol mau mengusung atau tidak, silakan parpol yang bicara.

"Meski elemen masyarakat memberikan dukungan pada saya pada pilkada, tetapi kami perlu mendapatkan dukungan parpol," katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Batang, Yuswanto mengatakan partai yang dipimpinanya tidak mempermasalahkan calon bupati dari petahana tersebut akan maju pada Pilkada 2017.

"Silakan maju saja (Yoyok, red.). Hanya saja, parpol di daerah sudah menutup calon bupati yang akan mendaftar pada pilkada," katanya.

Ia mengatakan calon bupati dari petahana itu dapat maju dalam Pilkada 2017 tetapi harus mendaftar melalu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta.

"Jika DPP memberikan rekomendasi pada dia (Yoyok) maka, parpol di daerah siap mendukungnya. Oleh karena, silakan pak Yoyok berjuang di pusat untuk mendapatkan rekomendasi," katanya.

Ia mengatakan saat ini, PAN bersama koalisi partai besar sedang melakukan survei terhadap kandidat calon bupati yang mempunyai peluang besar untuk memenangi pilkada.

"Kami akan memperjuangankan calon bupati yang sudah mendaftar ke partai agar mendapatkan rekomendasi dari DPP setelah hasil survei diperoleh," katanya.